Oleh : TRI UTARI
Di Indonesia, sekolah efektif tampaknya belum begitu populer dalam masyarakat. Kebanyakan masih beranggapan bahwa semua sekolah memiliki kriteria yang sama. Padahal dapat di pastikan setiap sekolah memiliki acuan tersendiri untuk menuju sekolah efektif.Untuk itu perlu adanya pengetahuan tentang sekolah efektif serta kriteria karakteristik sekolah efektif.
Sekolah efektif memandang sekolah sebagai suatu sistem yang mencakup banyak aspek baik input, proses, output serta tatanan yang ada dalam sekolah tersebut. Dimana berbagai aspek yang ada dapat memberikan dukungan satu sama lain untuk mencapai visi, misi dan tujuan, dari sekolah yang dikelola secara efektif dan efisien. Karakteristik sekolah efektif merupakan aspek-aspek proses persekolahan yang berkontribusi terhadap hasil belajar siswa.
Karakteristik sekolah efektif dapat dikategorikan menjadi 3 yaitu output, proses, dan input. Mengingat output memiliki tingkat kepentingan tertinggi, sedang proses memiliki tingkat kepentingan satu tingkat lebih rendah dari output, dan input memiliki tingkat kepentingan dua tingkat lebih rendah dari output. Untuk itu di mulai dari output dan diakhiri dengan input.
Kategori karakteristik sekolah efektif yang pertama yaitu Output Sekolah Efektif, yang berupa kinerja sekolah. Output sekolah dikatakan berkualitas/bermutu tinggi jika prestasi sekolah, khusunya prestasi belajar siswa, menunjukkan pencapaian yang tinggi dalam hal : (1) prestasi akademik, dan (2) prestasi non-akademik. Output prestasi akademik misalnya, NEM, lomba karya ilmiah remaja, cara-cara berpikir yang kritis, dan lain sebagainya. Sedangkan output prestasi non-akademik misalnya keingintahuan yang tinggi, harga diri, kejujuran, kerjasama yang baik, dst.
Kategori karakteristik sekolah efektif yang kedua yaitu Output Sekolah Efektif, yang berupa proses belajar memiliki tingkat kepentingan tertinggi dibanding dengan proses- proses lainnya. Proses dikatakan bermutu tinggi apabila pengkoordinasian dan penyerasian serta pemaduan input sekolah (guru, siswa, kurikulum, uang, peralatan dsb) dilakukan secara harmonis,. Sehingganya mampu menciptakan situasi pembelajaran yang menyenangkan (enjoyable learning), mampu mendorong motivasi dan minat belajar, dan benar-benar mampu memberdayakan peserta didik.
Kategori karakteristik sekolah efektif yang ketiga yaitu Input Sekolah Efektif, yang berupa keseluruhan sumber daya sekolah yang mencakup :
(1) Memiliki Kebijakan, Tujuan, dan Sasaran Mutu yang Jelas;
(2) Sumberdaya Tersedia dan Siap,
(3) Staf yang Kompeten dan Berdedikasi Tinggi,
(4) Memiliki Harapan Prestasi yang Tinggi,
(5) Fokus pada Pelanggan (Khususnya Siswa),
(6) Input Manajemen.
Referensi:
Sutomo dkk, 2011. Managemen Sekolah. Universitas Negeri Semarang press.
No comments:
Post a Comment